Senin, 8 November 2010 09:01:29 - oleh : Humas Cilacap
Sejumlah bantuan dan relawan untuk para korban bencana Gunung Merapi dari masyarakat Kabupaten Cilacap, Senin (08/11) pagi diberangkatkan dari Pendopo Wijayakusuma Cilacap, yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.
Bantuan yang diprakarsai oleh Kwartir Cabang 1101 Gerakan Pramuka Cilacap diangkut dalam 5 truk dan 3 mobil untuk didistribusikan bagi korban Merapi di wilayah Yoyakarta dan Magelang.
Ketua Satgas Pramuka Peduli Kwartir Cabang 1101 Cilacap, Sudarno, menjelaskan, bantuan untuk wilayah DIY meliputi beras 85 karung, mie instan 565 dus, pakaian bayi 3 dus, pakaian layak pakai 146 karung, susu dan makanan bayi 11 dus, alas tidur 32 pisis, pampers 3 dus, perlengkapan MCK 6 dus dan pakaian dalam serta pembalut wanita sebanyak 2 dus.
Sedang bantuan untuk korban Merapi diwilayah Magelang antara lain beras 20 karung, mie instan 445 dus, pakaian bayi 2 dus, pakaian layak pakai 100 dus, susu dan makanan bayi 6 dus, alas tidur 5 pisis, selimut 10 pisis, pampers 3 dus, pelengkapan MCK 3 dus dan pakaian dalam dan pembalut wanita sebayak 6 dus.
Disamping bantuan-bantuan tersebut, launjut Sudarno, pramuka peduli Cilacap juga mengirimkan 10 orang relawan, yang terdiri dari 5 orang relawan dari satgas pramuka di tugaskan di wilayah Yogyakarta dan 5 orang relawan dari anggota Ubaloka ditugaskan di wilayah Magelang.
Wakil Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutan pelepasannya mengatakan, bantuan untuk para korban Merapi merupakan wujud kepedulian dan dari masyarakat Cilacap, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana.
Lebih lanjut dikatakan, mudah-mudahan bantuan tersebut dapat bermanfaat dan sekaligus dapat sedikit meringankan penderitaan para korban Merapi. Kepada para relawan yang akan diterjunkan ke daerah bencana, Wabup berpesan agar bekerja semaksimal mungkin dan yang terpenting adalah jaga kesehatan dengan baik.
SUMBER
Masyarakat Cilacap Kirim bantuan untuk korban Merapi
James Priyono, Tuesday, November 16, 2010538 PNS Pemkab Cilacap diambil sumpah dan janjinya
James Priyono,Sejumlah 538 PNS di lingkungan Pemkab Kabupaten Cilacap, Selasa (09/11) diambil sumpah dan janjinya sebagai PNS, oleh Wakil Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.
Pengambilan sumpah dan janji, dilakukan dalam satu acara di Badan Diklat Pemkab Cilacap, dihadiri para Kepala Dinas Instansi dan undangan lain.
Menurut Laporan Kepala Badan Kepegawaian Daerah/BKD Kabupaten Cilacap, Drs. Sutarjo, 538 PNS yang diambil sumpah janjinya merupakan formasi pengadaan tahun 2008, yang terdiri dari tenaga pendidikan sejumlah 260 orang, Tenaga Kesehatan 83 orang, tenaga teknis 175 orang dan Sekretaris Desa sejumlah 20 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari golongan III/b sejumlah 21 orang, golongan III/a 188 orang, golongan II/c 82 orang, golongan II/b 128 orang, golongan II/a 90 orang, golongan I/c 17 orang, dan golongan I/a 12 orang.
Dihadapan para PNS yang baru di ambil sumpahnya, Wakil Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, dengan telah disumpah dan janji, para PNS diharapkan semakin meningkatkan kinerjanya serta bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas.
Ini penting, lanjut Wabup, manakala dikaitkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, yang menuntut PNS harus makin professional dibidang tugasnya masing-masing.
Wabup juga minta, kepada para PNS untuk terus mendukungnya hingga akhir masa jabatannya, dalam rangka mengantarkan masyarakat Cilacap pada kesejahteraan dan kemakmuran.
Dukungan tersebut, dimanifestasikan dengan kerja keras dan kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai PNS.
SUMBER
PT HOLCIM Cilacap salurkan bantuan untuk korban Merapi
James Priyono,PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap dan Serikat Pekerja Nusantara (SPN) dan Serikat Pekerja Holcim Indonesia (SPHI), (13/11) lalu menyalurkan bantuan untuk para korban Merapi.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bantuan tahap kedua, setelah sebelumnya pada (02/11) juga telah disalurkan bantuan kepada masyarakat korban Merapi dibeberapa lokasi pengungsian yang tersebar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan melibatkan 25 relawan Holcim Indonesia dan para Distributor.
Menurut Corporate Communication PT Holcim Indonesia Tbk, Deni Nuryandain, ketika di hubungi per telepon Senin (15/11) kemarin mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan barang-barang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti masker, minyak kayu putih, obat tetes mata, obat anti nyamuk serta alat alat mandi, jarit , sarung, mantel , selimut dan pembalut wanita serta bahan makanan untuk dapur umum yang meliputi, 6 ton beras, ikan asin, kecap, saos, gula, minyak, serta barang-barang kesehatan.
Selain itu, Holcim juga memberikan hiburan kepada anak-anak para korban Merapi agar tetap bergembira berupa buku dan crayon untuk kegiatan menggambar, yang jumlahnya mencapai 33 item barang dan pada tahap satu hanya 21 item barang.
Sumber
Toko Emas di Purwokerto Dirampok
James Priyono, Friday, April 9, 2010PURWOKERTO--MI: Toko Emas Berkat yang berada di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (9/4) sekitar pukul 12.30 WIB dirampok.
Para perampok terbilang sangat nekad, karena toko yang dirampoknya tersebut berada di tengah keramaian dan hanya sekitar 100 meter dari pos polisi di Pasar Wage, Purwokerto.
Menurut saksi mata, Karyono, 66, perampok sempat menembakkan senjata api yang digenggamnya sebanyak empat kali.
"Saya mendengar ribut-ribut dan ada suara letusan senjata sebanyak empat kali.
Setelah itu, saya melihat tiga orang yang kemudian melarikan diri dengan sepeda motor.
Salah satu sepeda motornya adalah jenis Tiger," kata Karyono, warga yang saat peristiwa berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, saksi lainnya, Rizky, 35, mengatakan ia melihat ada enam orang yang membawa pistol dan senjata tajam keluar dari toko emas dan langsung lari.
"Saya lihat memang ada enam orang, tetapi pastinya tidak tahu.
Yang jelas mereka membawa pistol dan senjata tajam," ujarnya.
Aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Banyumas Ajun Komisaris BesarRZ Panca Putra kemudian memasang garis polisi guna mengisolasi toko tersebut untuk keperluan olah tempat kejadian perkara.
Belum diketahui berapa banyak emas yang berhasil dibawa kabur oleh para perampok, karena aparat masih mendata.
Dalam peristiwa itu, para pemilik toko dan karyawannya selamat.
Tim identifikasi dari kepolisian juga sibuk mencari sisa proyektil peluru yang sempat dimuntahkan oleh para perampok.
Sumber : www.mediaindonesia.com
